//5T4T3
you're reading...
moneydreams

Ini Saham-Saham Pilihan

Ini Saham-Saham Pilihan

Maftuh Ihsan Senin, 30/01/2017 07:30 WIB

/Ilustrasi

JAKARTA — Saham-saham di sektor infrastruktur, konsumer, dan pertambangan menjadi pilihan utama sejumlah perusahaan sekuritas lokal dan asing pada tahun ini.

Berdasarkan riset dari enam perusahaan sekuritas, yang terdiri dari tiga sekuritas pelat merah dan tiga sekuritas asing, saham-saham dari sektor infrastruktur dan konsumer mendominasi pilihan mereka, lalu disusul oleh sektor pertambangan. (Lihat grafis)

Di puncak teratas, saham PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PTPP) menjadi pilihan utama. Empat perusahaan sekuritas memilih ketiga emiten tersebut.

Selain itu, tiga sekuritas secara kompak memilih empat saham lainnya yaitu PT Adaro Energy Tbk. (ADRO), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA), PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT), PT Ciputra Development Tbk., dan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. (RALS) untuk masuk dalam top picks mereka.

Agus Pramono, analis PT Danareksa Sekuritas, mengatakan katalis utama bagi pasar saat ini adalah realisasi pembangunan infrastruktur dan rebound harga komoditas.
“Kami memperkirakan pertumbuhan EPS sebesar 15% pada tahun 2017 yang dipercaya oleh klien kami cukup masuk akal,” tulisnya dalam riset yang dirilis belum lama ini.

Dia menambahkan, saat bertemu dengan klien asing beberapa waktu lalu, mereka meyakini harga batu bara pada tahun ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan posisi pada tahun lalu.

Namun, walaupun valuasi saham batu bara saat ini terbilang murah, dia memperkirakan koreksi yang mungkin terjadi terhadap harga batu bara akan memberikan sentimen negatif bagi sektor ini.

Dia menambahkan, kenaikan harga komoditas juga akan memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan daya beli masyarakat di daerah yang menjadi sentra produksi komoditas.

“Kondisi ini kami perkirakan akan menguntungkan saham RALS,” paparnya.

Sementara itu, analis PT Mandiri Sekuritas Adrian Jozer menjelaskan, pihaknya lebih memilih saham-saham big caps yang cenderung defensif seperti GGRM, TLKM, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) karena memiliki volatilitas kinerja yang rendah.

Selain itu, untuk mendapatkan eksposur terhadap pertumbuhan kinerja, Mandiri Sekuritas juga memilih saham konstruksi, bank, serta yang mengandalkan siklus musiman, seperti PTPP, WIKA, PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI), PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN).

Pihaknya memperkirakan pertumbuhan pendapatan emiten (tidak termasuk bank) mencapai 11% pada tahun ini, lebih baik dibandingkan dengan proyeksi 7% pada 2016. “Perlu diingat bahwa hingga 30 September 2016, pendapatan emiten hanya naik 3%,” imbuh Adrian.

Adapun, untuk laba bersih, Mandiri Sekuritas memperkirakan pada tahun ini pertumbuhannya terakselarasi dari 12% menjadi 15%, tetapi cenderung melambat dari 15% menjadi 13% apabila tidak memasukkan laba bank.

Adrian memproyeksi sektor yang mampu membukukan kenaikan laba tertinggi pada tahun ini adalah perkebunan, konstruksi, batu bara, menara, alat berat, dan perbankan. Laba bersih emiten perkebunan, konstruksi, dan batu bara pada tahun ini diperkirakan tumbuh masing-masing 40%, 35%, dan 30%.

Ferry Wong, Head of Indonesia Equity Research Citigroup Securities Indonesia, menuturkan pasar modal Indonesia tidak terlepas dari gejolak eksternal yang mungkin terjadi pada tahun ini. Risiko tersebut, lanjutnya, berasal dari potensi kenaikan inflasi global yang dipicu oleh kenaikan harga komoditas dan kebijakan pro-growth di AS dan China.

Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 395,666 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: