//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

PKS Kaget Luthfi Di Hukum 16 Tahun Penjara

Gaya LHI

Gaya LHI

Merdeka.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai sinis vonis 16 tahun penjara yang diberikan majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) dalam kasus suap impor daging sapi. Hakim dinilai telah mengabaikan fakta persidangan yang meringankan Luthfi dari segala tuntutan.

Ketua DPP PKS Nasir Djamil menyayangkan putusan hakim yang memvonis Lutfi dengan 16 tahun penjara. Dia bahkan tak menyangka mantan orang nomor satu di partai dakwah ini divonis hingga selama itu.

“Itu diluar perkiraan ya, sebenarnya kan dari dua hakim ada dissenting opinion tentang TPPU. Nah itu, sudah sangat meringankan, karena TPPU bagian juga dari dakwaan-dakwaan tadi,” ujar Nasir saat dihubungi, Senin (9/12).

Menurut dia, hakim sudah bertindak seperti algojo. Selain itu, dia menilai hakim tidak bijaksana karena mengabaikan fakta hukum.

“Itu karena menurut saya, hakim sudah betindak seperti algojo. Harusnya hakim wise (bijak). Tadi juga majelis hakim mengabaikan fakta-fakta persidangan yang diajukan oleh penasihat hukum. Sangat disayangkan putusan hakim,” tutur dia.

“Seluruh argumentasi hukum yang disampaikan oleh penasihat hukum dan saksi-saksi yang meringankan itu diabaikan peranannya oleh majelis hakim,” cetusnya.

Kendati begitu, Nasir menghormati proses hukum yang sedang berjalan. “Kalau menurut saya tentu dia bisa banding. Kalau kemudian saksi-saksi meringankan diabaikan dia bisa meminta keadilan ke atas (banding). Karena apa yang dihadirkan, saksi meringankan diabaikan oleh hakim,” pungkasnya.

Sebelumnya, Majelis hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis kepada Luthfi Hasan Ishaaq 16 tahun penjara. Menurut majelis hakim, mantan Anggota Komisi I DPR fraksi PKS itu terbukti bersalah menerima suap dari PT Indoguna Utama sebesar Rp 1,3 miliar dan melakukan pencucian uang.

“Mengadili, menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq selama 16 tahun,” kata Ketua Majelis Hakim Gusrizal Lubis, saat membacakan amar putusan Luthfi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (9/12).

Hakim Gusrizal menambahkan, Luthfi juga dituntut pidana denda sebesar Rp 1 miliar. Jika tidak dibayar, maka diganti pidana kurungan selama satu tahun.

LHI1

[did]
Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 394,023 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: