//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

Takut Sebut Perusahaan Asing Bakar Hutan Riau

takut-sebut-perusahaan-asing-bakar-hutan-riau-kabut-asap-4
Kamis siang pekan lalu, rapat koordinasi digelar di kantor Kementerian Kehutanan. suasana di kantor Kementerian Kehutanan. Pertemuan ini membahas kebakaran hutan di Sumatera telah berlangsung dua minggu.

Musibah tahunan ini menimbulkan kabut asap. Tidak hanya menyelimuti wilayah Riau, asap juga terbang hingga Malaysia dan Singapura.

Protes dua negara akibat serbuan asap ini memaksa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta maaf. “Meminta maaf dan meminta pengertian saudara-saudara kita di Malaysia dan Singapura. Tentu tidak ada niat dari Indonesia atas apa yang terjadi ini,” katanya dalam jumpa pers Senin pekan lalu.

Usai rapat dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono itu, Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya dicecar wartawan enggan menyebut nama perusahaan terlibat. Dia mengatakan masih menunggu hasil penyelidikan polisi. “Ini masih langkah awal, perlu di investigasi dulu. Lengkap dulu datanya baru tindak lanjut,” ujarnya.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan juga bertindak hati-hati soal perusahaan disebut bertanggung jawab terhadap kebakaran hutan dan menyebabkan pencemaran udara. Dia mengatakan perlu menyelidiki 117 perusahaan dilaporkan Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) terlibat pembakaran hutan itu. “Kan jumlahnya ratusan, kalau semuanya ikut membakar, habis dong hutan kita,” tuturnya. Dia berjanji jika ada perusahaan perkebunan dalam atau luar negeri terlibat bakal ditindak sesuai hukum berlaku.

Agung Laksono menyatakan tidak berwenang menyebut nama perusahaan itu. “Dalam penyelidikan terhadap koorporasi maupun perorangan ada tersangka, tapi saya tidak bisa menyebut. Itu kewenangan polisi,” katanya.

Berdasarkan data diterima merdeka.com dari Direktur Eksekutif Walhi Riau Rico Kurniawan, terdapat 234 titik api dalam wilayah konsesi 32 perusahaan perkebunan kelapa sawit. Perusahaan induk dari 32 perusahaan itu adalah Guhrie, Duta Palma, Salim Group, Sinar Mas, Surya Dumai, Asian Agri, PTPN V, Sarimas, Panca Eka.

Selama 1-23 Juni lalu, ditemukan 867 titik api dalam kawasan hutan tanaman industri milik 26 perusahaan. Temuan lainnya, 930 titik api di areal hutan tanaman industri kepunyaan 58 perusahaan.

Manajer Kebijakan Dan Pembelaan Hukum Eksekutif Nasional Walhi Muhnur Satyahaprabu mengatakan 117 perusahaan dianggap bertanggung jawab atas kebakaran di wilayah konsesi mereka.

[fas]

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 361,981 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: