//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

WOW! HUTANG PEMERINTAH TENBUS RP. 1.744,34 TRILIUN

Jakarta – Total utang pemerintah Indonesia hingga Agustus 2011 mencapai Rp 1.744,34 triliun. Dalam sebulan jumlah utang itu naik Rp 10,7 triliun dibanding posisi Juli 2011 yang sebesar Rp 1.733,64 triliun.

Jika dibandingkan dengan jumlah utang di Desember 2010 yang sebesar Rp 1.676,85 triliun, jumlah utang hingga Agustus 2011 bertambah Rp 67,49 triliun.

Dan jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah hingga Agustus 2011 mencapai US$ 203,35. Turun dibandingkan per Juli 2011 yang sebesar US$ 203,77 miliar. Namun utang dalam dolar AS ini lebih tinggi dibandingkan Desember 2010 yang sebesar US$ 186,5 miliar.

Demikian data yang dirilis Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutip detikFinance, Selasa (20/9/2011).

Utang pemerintah tersebut terdiri dari pinjaman US$ 69,63 miliar dan surat berharga US$ 133,72 miliar. Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 6.422,9 triliun, maka rasio utang Indonesia per Agustus 2011 tercatat sebesar 27,15%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir Agustus 2011 adalah:

Bilateral: US$ 43,6 miliar
Multilateral: US$ 22,84 miliar
Komersial: US$ 3,07 miliar
Supplier: US$ 60 juta.
Pinjaman dalam negeri US$ 70 juta

Sementara total surat utang yang telah diterbitkan oleh pemerintah sampai Agustus 2011 mencapai US$ 133,72 miliar. Naik dibandingkan posisi Desember 2010 yang sebesar US$ 118,39 miliar.

Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:

Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
Agustus 2011: Rp 1.744,34 triliun (27,15%)

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus mengingatkan para menterinya untuk tegas mengurangi utang luar negeri. SBY meminta pelunasan utang lebih digencarkan lagi.

SBY meminta persentase utang pemerintah terhadap PDB di 2014 harus ditekan menjadi paling besar 22%. SBY juga meminta dengan tegas agar tiap tahun jumlah utang yang dibayar harus lebih besar dari jumlah utang yang ditarik oleh pemerintah.

Tahun depan pemerintah merencanakan menyicil pokok dan bunga utang senilai Rp 170,36 triliun. Jumlah ini dinilai anggota DPR makin mengkhawatirkan karena telah membebani 12,9% total belanja pemerintah pusat.

Dalam Nota Keuangan dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2012 disebutkan, penarikan pinjaman luar negeri terdiri dari pinjaman program sebesar Rp 16,9 triliun dan pinjaman proyek sebesar Rp 39,1 triliun yang didalamnya termasuk penerusan pinjaman sebesar Rp 9 triliun.

(dnl/hen)

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 361,855 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: