//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

LUAR BIASA, ASSET YANG DIMILIKI GAYUS H TAMBUNAN

LUAR BIASA, PNS Gol IIIA yang satu ini memiliki properti milyaran rupiah dengan masa kerja yang relatif singkat. Bagaikan pemain sulap dia bisa mengubah dirinya yang miskin mendadak kaya, dari rumah di gang sempit menjadi apartemen mewah berharga milyaran rupiah, dari naik sepeda motor sampai naik sedan BMW, Mercy sampai Fortuner. Kita semua tahu berapa gaji PNS Gol IIIA di negeri ini. Jika dibandingkan gaji saya saya di perusahaan swasta maka gajinya hanya 1/3, tapi aset miliknya 100x lipat dari yang saya miliki. He..he..bukan ngiri Boss tapi ini hanya sekedar perbandingan saja.

Salah satu sebab kenapa negeri ini ngak maju-maju karena aparat pemerintahnya raja korup dan kkn. Semuanya diukur pake duit, kata orang ADUL, ada duit urusan lancar. Kasihan sekali nasib pejuang negeri ini yang mempertaruhkan nyawa, harta dan darah demi kemerdekan. Negeri ini berada dalam tangan orang-orang yang salah dimana semuanya dapat diperjualbelikan, termasuk hukum. Jual beli kasus, jual beli perkara, jual beli suara, jual beli harga diri demi memuaskan syahwat kuasa dan harta.

VIVAnews – Rumah mewah milik Gayus Tambunan di Taman Puspa III Blok ZE 6 No. 1 Gading Park View Kelapa Gading Jakarta Utara kosong. Tidak ada satupun orang di rumah mewah bergaya minimalis dua lantai itu.

Keamanan di komplek tersebut diperketat semenjak ramainya pemberitaan tentang Gayus Tambunan. Petugas keamanan kompleks mendampingi wartawan yang hendak melihat rumah Gayus.

VIVAnews pun dihadang oleh petugas keamanan ketika memasuki gerbang kompleks. Selanjutnya beberapa security berseragam biru putih itu, langsung meminta identitas dan mengantar sampai ke rumah Gayus.

Meski tak menghalangi, petugas keamanan mengantar wartawan ke rumah Gayus. “Silahkan ambil gambar atau melihat ke dalam dari jendela, Pak,” ucap Mas Wiyono, security komplek elit di Jakarta Utara itu, Jumat 26 Maret 2010.

Walau tak berpenghuni, barang-barang masih nampak lengkap tersusun rapi di rumah itu.

Menurut Mas Wiyono, rumah tersebut sudah ditinggal pemiliknya sekitar seminggu terakhir ini.

Tak lama, sekitar 15 menit berada di rumah Gayus, petugas mempersilahkan wartawan untuk meninggalkan rumah Gayus. “Apa lagi Pak. Kalau sudah, mari saya antar ke depan,” tegasnya.

Diakui Mas Wiyono memang ada protap baru bagi security kompleks tersebut. Setiap wartawan yang datang harus didampingi security dan tidak dipebolehkan berada di dalam komplek terlalu lama. Setiap wartawan, didampingi 1 – 2 orang security.

Gayus saat ini menjadi terdakwa kasus penggelapan dana pajak senilai Rp 370 juta. Kasus ini mencuat saat Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan aliran mencurigakan di rekening Gayus sebesar Rp 25 miliar.

Untuk ukuran pangkat Gayus, uang itu dinilai terlalu besar dimiliki PNS golongan III A.

Gayus diketahui juga memiliki properi mewah, selain rumah di Kelapa Gading yang harganya Rp 1,54 miliar sampai Rp 4 miliar, Gayus juga punya apartemen mewah di Cempaka Mas dan sejumlah mobil.

Di kantor pusat pajak, Gayus memegang jabatan sebagai Penelaah Keberatan Direktorat Jenderal Pajak. Namun seiring merebaknya kasus markus ini, jabatan Gayus langsung dicopot. Dia kini hanya menjadi pegawai pajak biasa.

Laporan: Arnes Ritonga| Jakarta Utara

Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 395,666 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: