//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

AHA…,TERNYATA INTAN PUTRI MALU LAKU RP. 4 MILYAR

BANJARMASIN, SABTU – Permintaan pengacara Masdari Tasmin agar kliennya, Lihan, mendapat penangguhan penahanan supaya dapat mengupayakan pengembalian uang penanam modal mendapat tanggapan dari penyidik Polda Kalsel.

Direktur Reskrim Kombes Machfud Ariffin yang didampingi Kasat I AKBP Helfi Assegaf dengan tegas menyatakan pihaknya tak akan memberikan penangguhan penahanan terhadap tersangka pengumpulan dana masyarakat tersebut.

“Biar penahanannya ditangguhkan, dia tidak akan mampu membayar uang investor,” ujar Machfud.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dari 11 perusahaan yang dimiliki Lihan, hanya tiga yang aktif. Itu pun nilainya sangat kecil.

Demikian pula di rekening Lihan dan istrinya, yang telusuri penyidik. Totalnya hanya sekitar Rp 500 juta. (Lihat tabel)

Hingga kini penyidik mencari aset Lihan yang dapat disita. Sebelumnya, penyidik menyita sebuah mobil DA 1 LH, sebuah mobil Avanza, gedung bulu tangkis Putri Malu dan kediaman Lihan di Cindaialus, Martapura, serta sebuah rumah di Jalan Ciragil Nomor 29 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Rumah Lihan di Jakarta senilai Rp 4,2 miliar. Kini ditinggali seorang perempuan berinisial G,” tambah Helfi.

Sedang intan Putri Malu, yang dibeli Rp 3 miliar, ternyata telah dijual Lihan Rp 4 miliar.

Usaha apa pun yang dia lakukan, menurut Machfud, sangat sulit untuk mengembalikan uang investor. Jika pun Lihan mampu membayar dana investor, itu akan memunculkan korban baru. Soalnya Lihan membayarnya dengan menggunakan utang baru. Istilahnya seperti gali lubang tutup lubang.

“Selain itu siapa mau menjamin keselamatan Lihan? Mungkin ada orang sakit hati?” tegas Machfud.

Selain harus mempertanggungjawabkan uang 3.774 nasabah sekitar Rp 817 miliar, Lihan diketahui punya utang pada dua pengusaha asal Jakarta berinisial FN dan AM sekitar Rp 210 miliar.

Kendati menolak menangguhkan penahanan, Machfud mempersilakan perwakilan Forum Komunikasi Investor Lihan (FKIL) untuk bertemu warga Cindaialus di mapolda.

“Kasus ini sudah masuk ranah hukum. Kami menanganinya secara profesional. Untuk bertemu Lihan bisa saja, tapi ya satu atau dua orang saja sebagai perwakilan,” bebernya.

Masdari, saat dikonfirmasi, menyatakan akan segera menemui Lihan. Dia akan menanyakan soal aset yang disita penyidik. Ini karena dirinya tidak pernah diberitahu soal penyitaan, termasuk rumah di Jakarta.

“Saya baru tahu dari kamu,” ungkap Masdari ketika dikonfirmasi BPost soal rumah tersebut, Jumat malam.

Kendati mendengar adanya penyitaan sejumlah aset Lihan, Masdari mengaku tak pernah menerima berita acaranya dari penyidik. “Ada apa dengan polda? Kami bisa saja mempraperadilkan polda namun itu tidak kami lakukan. Kami kooperatif saja,” ujar Masdari.

Tak Datang Kita Jemput

Penyidik Ditreskrim Polda Kalsel serius ingin meminta keterangan sutradara film Ayat-ayat Cinta, Hanung Brahmantyo, sebagai saksi kasus pengumpulan dana masyarakat oleh Lihan. Suami artis Zaskia Adya Mecca tersebut bahkan akan dijemput bila tak memenuhi panggilan kedua pada Senin (11/1/2010).

Sebelumnya, Hanung tidak datang dengan alasan berada di Singapura. “Kita tak mau tawar menawar dalam hal ini. Jika tak datang setelah panggilan ini akan kita jemput,” tegas Kasat I AKBP Helfi Assegaf mewakili Direktur Reskrim Kombes Machfud Ariffin, Jumat (8/1) pagi.

Penyidik sebelumnya memeriksa penyanyi Opick. Dia mengaku menyerahkan uang dari Lihan kepada Hanung sebesar Rp 1,4 miliar untuk pembuatan film Asmaul Husna. Uang ditransfer sebanyak tiga kali sekitar Januari 2009.

“Pertama Rp 1 miliar, kedua Rp 150 juta dan ketiga Rp250 juta,” terang Kanit Perbankan Kompol Cristian Rony.

Opick juga telah menyerahkan satu slip bukti transfer kepada penyidik. “Untuk slip bukti transfer Rp 1 miliar dari Bank Syariah Mandiri telah diserahkan kepada kami. Untuk dua slip bukti transfer lainnya, kata Opick, masih dicari lagi,” beber Rony.

Rony menyatakan penyidik berencana memanggil kembali Opick untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Sebelumnya kepada BPost Group, Zaskia mengatakan suaminya pasti datang ke Banjarmasin untuk memenuhi panggilan Polda Kalsel. (dwi)

—————————————————————–
Aset Lihan yang Disita
——————————————————————

1. Satu mobil Grand Livina
2. Satu rumah di Jalan Cindaialus, Martapura
3. Satu gedung bulu tangkis di Cindaialus
4. Satu rumah di Jalan Ciragil I
Nomor 29 Kebayoran Baru Jaksel
5. Satu mobil Avanza

——————————————————————
Sumber Polda Kalsel

intan putri malu milik lihan

Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

3 thoughts on “AHA…,TERNYATA INTAN PUTRI MALU LAKU RP. 4 MILYAR

  1. ya nasib. bgmn ini??
    kpercayaan thdp ustaz skrg bkurang.. uang mlayang.. hmm… banyak skali cobaan umat islam.

    Posted by iranda | 3 Februari 2010, 10:47 am
  2. mngapa ya?
    facebook orang2x fkil kok mhilang tiba2x, di hp ku??
    aku jd tbatas mdapat info ttg lihan. ada yg tahu mngapa?? bg yg tahu kirim jawaban ke emailku; mistairanda@yahoo.co.id
    thanks bagi yg pduli pd ku.

    Posted by iranda | 3 Februari 2010, 11:11 am
  3. Mohon maaf saya menemukan intan putri malu sejenis mungkin ada yg tertarik membelinya?

    Posted by jonathan | 9 Agustus 2015, 12:20 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 394,023 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: