//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

WHO IS THE NEXT TOP TERORIS IN INDONESIA

imam samudera

imam samudera

Pasca meniggalnya gembong teroris asal Malaysia Noordin M Top dan Dr. Azhari maka teroris telah kehilanggan induknya. Ibarat anak ayam mereka sekarang tercerai berai tanpa arah dan tidak kenal satu dengan lainnya. Jaringan teroris yang dibentuk berdasarkan sel-sel kecil memang sangat efektif jika sang pemimpin masih hidup. Jaringan ini hanya diketahui secara keseluruhan hanya oleh sang pemimpin. Disinilah letak kelemahan jaringan sel ketika sang pemimpin tiada pengantinya kesulitan untuk melakukan konsolidasi kekuatan. Cenderung jaringan yang berbentuk sel akan bergerak sendiri-sendiri sesuai arahan sang pemimpin selnya.

Dalam jaringan yang berbentuk sel “sang putra mahkota” haruslah disiapkan oleh sang pemimpin terlebih dahulu. Di masa inilah transfer ilmu dan pengetahuan jaringan diberikan ke putra mahkota. Repotnya jika sang putra mahkota juga ikut tewas bersama sang pemimpin maka sebagian jaringan akan lumpuh. Persoalan inilah yang terjadi dalam jaringan teroris pimpinan Noordin M Top. Terputusnya regene

ali imron

ali imron

amrozi

amrozi

ibrohim

ibrohim

dr azhari

dr azhari

dulmatin

dulmatin

hambali

hambali

mukhlas

mukhlas

noordin

noordin

rasi kepemimpinan yang diakui oleh anggota membuatnya menjadi lemah dan mudah ditumpas.

Kita tahu bahwa Noordin M Top bukanlah pemimpin jaringan teroris yang pertama di Indonesia. Sebelumnya ada Mukhlas alias Ali Gufron yang memegang kendali jaringan. Mukhlas dikelilingi oleh orang-orang yang ahli seperti Dr. Azhari si ahli bom, Noordin M Top sebagai retrueter bomber andal, Imam Samudera si ahli strategi dan IT. Selain itu masih ada Amrozi, Ali Imron sang adik, Dulmatin, Urwah, Ario dan lainnya. Ketika Trio Bom Bali di eksukusi maka pimpinan di pegang Noordin M Top berduet dengan Dr. Azhari. Kedua orang inilah yang mempunyai jiwa kepemimpinan yang sejajar dengan Mukhlas yang diakui oleh anggota lainnya.

Ketika kedua orang ini juga sudah berhasil dilumpuhkan pihak kepolisian maka jaringan teroris sudah kehilangan “rohnya” karena tidak ada yang sepadan diantara mereka yang bisa menruskan estafet terror. Saefuddin Zuhri disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Noordin yang melanjutkan kepemimpinan setelah Noordin wafat. Namun kemampuannya masih jauh dan kurang diakui oleh anggota jaringan lainnya. Buktinya dia kesulitan mencari tempat perlindungan setelah menjadi Target Operasi (TO) Polisi. Dia hanya ngumpet didekat rumahnya dan harus melibatkan keluarganya Fajri/Fajar untuk mendapatkan perlindungan. Berbeda sekali dengan Noordin M Top yang berhasil lolos dari sergapan pihak kepolisian selama 9 tahun lamanya.

Lalu siapakah yang sanggup melanjutkan misi jihad Mukhlas dan Noordin M Top saat ini? Pertanyaan ini berkali-kali muncul ketika polisi berhasil melumpuhkan satu demi satu anggota jaringan. Menurut saya sangatlah mustahil menggantikan pemimpin yang kharismatik seperti Mukhlas dan Noordin. Butuh waktu untuk melahirkan pemimpin seperti mereka. Syaratnya gampang jika ingin menjadi panutan bagi anggota jaringan yakni; “harus melakukan pekerjaan lebih besar dari mereka’”, inilah yang rasanya sulit dilakukan. Bom Bali 1 dan 2 sepertinya akan menjadi tonggak rekor teroris di Indonesia bahkan di dunia. Sangat sulit memecahkan rekor bom tersebut dan sepertinya sangat mustahil.

Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 399,437 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: