//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

BRUTUS DISEKITAR POHON BERINGIN

LOGO GOKARUsai sudah Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2009 yang dimenangkan oleh pasangan SBY – Boediono. Kekalahan JK dalam pemilu ini menyisakan prahara di kubu partai berlambangkan pohon beringin. Para kader yang tidak bisa menerima kekalahan tersebut berencana mengelar Munaslub untuk melengserkan Jusuf Kalla dari jabatan ketua umum partai. Kelakuan sebagian orang di partai Golkar ini mengundang banyak kritik dari masyarakat. Hal ini menandakan masih banyak kader partai yang tidak siap menerima kekalahan dari suatu kompetisi.
Hal ini disebabkan kalangan elit partai Golkar telah lama berada di lingkaran pusat kekuasaan, jadi mereka seakan tidak rela jika hal itu diperoleh orang lain. Kekuasaan yang mutlak selama 32 tahun di zaman Orba berkuasa seakan menjadi memorablia indahnya kekuasaan. Para pakar politik menyatakan bahwa syahwat untuk berkuasa kalangan di partai Golkar sangat besar. Inilah yang menyebabkan mereka menghalalkan segala cara untuk terus berkuasa, termasuk dengan mengorbankan ketua umum partainya sendiri bila perlu.
Sejak awal digelarnya Pilpres sebagian kader partai Golkar seakan engan berkerja keras mendukung calonnya sendiri yakni JK sebagai capres karena majunya JK tidak melalui konvensi partai seperti pemilu tahun 2004. Padahal saat itu banyak kader Golkar yang berminat dan telah menyatakan dirinya siap maju sebagai capres dari partai Golkar, diantaranya Sri Sultan Hamengkubowo , Marwah Daud Ibrahim, Akbar Tanjung, dan Fadel Muhammad. Pengurus partai Golkar yang berkuasa menolak konvensi dan menetapkan JK sebagai capres dari partai Golkar. Hal inilah yang menyebabkan mereka kecewa dan akhirnya memilih tidak mendukung JK sebagai capres dalam pilpres 2009 ini. Inilah yang menyebabkan kekalahan telak JK yang hanya menempati peringkat buncit dengan perolehan suara hanya 12% lebih versi quick count.
Kita tentu masih ingat peristiwa lengsernya Presiden Soeharto pada tahun 1998 yang bermula dari aksi mahasiswa dan banyaknya menteri yang mengundurkan diri dari tim ekonomi. Dipelopori oleh Ginanjar Kartasasmita sebagai Menko perokonomian dan perindustrian dan Akbar Tanjung menyebabkan Presiden Soeharto harus memilih jalan “lengser keprabon” dari singgasana kekuasaannya. Banyak kalangan menyebut peristiwa tersebut sama dengan peristiwa dikhinanatinya Julius Caesar oleh pembantu utama Marcus Brutus. Istilah Brutus yang lekat sebagai pengkhianat inilah yang sampai saat ini sering digunakan orang. Partai Golkar memang dikelilingi oleh para Brutus yang siap mencari korban kapan saja. Hal ini dikarenakan hilangnya rasa hormat dan besarnya nafsu berkuasa mereka selama ini. Siapakan Brutus di sekeliling JK saat ini?? Kita lihat siapa saja mereka. Nantikan!!!

Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 389,936 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: