//5T4T3
you're reading...
PATRIOTISME SAYA

Obama



Presiden AS yang ke 44 Barack Hussein Obama dalam usianya yang ke 47 tahun merupakan presiden berkulit hitam pertama yang berkuasa di negeri Uncle Sam sejak negeri itu merdeka. Berasal dari ayah yang berdarah Kenya dan beragama Islam bernama Barack Hussein Obama Sr, dan ibu warga AS yang bernama Ann Dunhan yang berkulit putih dan tentunya beragama Kristen (maybe), telah menorehkan tinta sejarah negeri adidaya tersebut bahwa dialah orang yang pertama memecahkan tradisi bahwa Presiden AS haruslah kulit putih. Tidak sedikit orang yang membicarakan Obama sebagai perwujudan cita-cita perjuangan Marthin Luther King yang memperjuangkan persamaan hak warga AS tanpa membedakan warna kulit ataupun asal usul. American Dreams terwujud dalam diri Obama, tidak ada yang tidak mungkin di negeri Amerika asalkan mau berjuang, berusaha dan berkerja keras mewujudkannya. Kisah sukses Obama sebagai Presiden terpilih Amerika tidak berhenti disitu saja, bahkan Obama kembali membuat berita ketika memberikan sambutan pada National Prayer Breakfast di Hotel Hilton Washinton DC, dihadapan tokoh berbagai agama dan politisi yang dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla, Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsudin dan bekas rector UIN Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra mengutip salah satu Hadist Nabi Muhammad SAW

“Tidak ada seorangpun diantaramu yang beriman sampai dia mendoakan saudaranya seperti mendoakan dirinya sendiri” (H. R Imam Al Bukhari).

Terlepas dari apakah agama yang dianut oleh Barack Hussein Obama saat ini yang pasti dia tidak melupakan tempat tumbuhnya dan darah yang mengalir ditubuhnya. Ayahnya berasal dari Kenya di Afrika dan penganut agama Islam begitu juga dengan Ayah tirinya Lolo Soetoro yang berasal dari Indonesia dan juga penganut agama Islam, setidaknya kedua orang ayah ini ada didalam darah dan hati Obama. Begitu juga dengan keyakinan yang dianutnya Islam, apalagi Obama pernah tinggal dan bersekolah di Indonesia selama +/- 3 tahun tentunya dia berintereaksi dengan kawan-kawan yang mayoritas beragama Islam, maka tidak mengherankan jika dalam kesehariannya pengaruh tersebut masih terasa dalam diri Obama. Mengenai agama Islam yang dulu pernah dianutnya sewaktu kecil karena mengikuti Orang tuanya telah memberikan warna lain dalam kehidupannya. Hal ini kita bias lihat dari kerendahan hatinya, kesederhanaannya karena kekuasaan di dalam Islam adalah Amanah yang harus dipertanggungjawabkannya di akherat nantinya. Believe or Not Obama tentunya sangat memahami ajaran ini, walaupun itu hanya ada dihati kecilnya.

Obama telah membongkar kesombongan yang selama ini melekat di White House berupa sakralnya istana kepresiden AS yang saat ini masyarakat bebas berkunjung kesana walaupun tetap dengan kehati-hatian. Dalam berkerjapun Obama lebih santai berbicara dengan stafnya dan tidak kaku harus memakai jas.


Obama memang membawa warna lain dalam pemerintahaan AS yang tentunya banyak orang berharap akan perubahan yang lebih baik tentunya. Setidaknya kita berharap dunia akan lebih damai bersama Obama…..

Iklan

About syafyess

Saya dilahirkan di kota Pekanbaru yang terkenal dengan cuaca panasnya dan daerah paling kaya di Indonesia karena diatas dan dibawah buminya menghasilkan minyak.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Arsip

Blog Stats

  • 387,125 hits

Map MyVisitor

Flags MyVisitors

free counters

%d blogger menyukai ini: