//3citi3s
archives

by Douglas Mc Arthur

This category contains 2 posts

Doa Seorang Ayah

Tuhanku, bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat
Untuk menyadari manakala ia lemah
Dan cukup berani menghadapi dirinya sendiri
Manakala ia takut,
Manusia yang merasa bangga dan teguh dalam kekalahan
Rendah hati serta jujur dalam kemenangan

Bentuklah putraku menjadi manusia yang kuat dan mengerti
Bahwa mengetahu dan kenal akan dirinya sendiri
Adalah dasar dari ilmu pengetahuan

Tuhanku, janganlah putraku kau bimbing
Diatas jalan yang mudah dan nyaman
Tapi bimbinglah ia dibawah tempaan dan
Desak kesulitan tantangan hidup
Bimbinglah putraku agar tegak ditengah badai
Dan berbelas kasih kepada mereka yang jatuh

Bentuklah putraku menjadi manusia yang berhati bening
Dengan cita meninggi langit
manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri
Sebelum ia berhasrat memimpin orang lain
Manusia yang mengapai kegemilangan hari depan
tanpa melupakan masa lampau

Dan setelah itu semua menjadi miliknya
lengkapilah ia dengan rasa humor agar ia berrsungguh-sungguh
Tanpa menganggap dirinya terrlalu serius

Berikan padanya kerendahan hati
kesederhanaan dan keagungan hakiki
keterbukaan pikiran bagi sumber kearifan
Dan kelembutan daari kekuatan sebenarnya

Dan setelah semua itu tercapai
Aku ayahnya berbisik “Hidupku tidak sia-sia”

Doa Seorang Ayah

Tuhanku, bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat
Untuk menyadari manakala ia lemah
Dan cukup berani menghadapi dirinya sendiri
Manakala ia takut,
Manusia yang merasa bangga dan teguh dalam kekalahan
Rendah hati serta jujur dalam kemenangan

Bentuklah putraku menjadi manusia yang kuat dan mengerti
Bahwa mengetahu dan kenal akan dirinya sendiri
Adalah dasar dari ilmu pengetahuan

Tuhanku, janganlah putraku kau bimbing
Diatas jalan yang mudah dan nyaman
Tapi bimbinglah ia dibawah tempaan dan
Desak kesulitan tantangan hidup
Bimbinglah putraku agar tegak ditengah badai
Dan berbelas kasih kepada mereka yang jatuh

Bentuklah putraku menjadi manusia yang berhati bening
Dengan cita meninggi langit
manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri
Sebelum ia berhasrat memimpin orang lain
Manusia yang mengapai kegemilangan hari depan
tanpa melupakan masa lampau

Dan setelah itu semua menjadi miliknya
lengkapilah ia dengan rasa humor agar ia berrsungguh-sungguh
Tanpa menganggap dirinya terrlalu serius

Berikan padanya kerendahan hati
kesederhanaan dan keagungan hakiki
keterbukaan pikiran bagi sumber kearifan
Dan kelembutan daari kekuatan sebenarnya

Dan setelah semua itu tercapai
Aku ayahnya berbisik “Hidupku tidak sia-sia”

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.