LAPANGAN KAMBOJA, PARU-PARU KOTA BANJARMASIN

GERAKAN menanam pohon atau yang lebih akrab disebut one man one tree, yang pencanangannya secara nasional dilakukan di ruang terbuka hijau (RTH), Lapangan Kamboja Banjarmasin, Rabu (25/11) mendatang menjadi sejarah baru bagi Kota Banjarmasin.

Selain kehormatan sebagai tuan rumah, aksi nasional hasil gawe bareng Banjarmasin Post Group dan Pemko Banjarmasin itu bakal dihadiri Menhut Zulkifli Hasan dan Meneg Lingkungan Hidup, Gusti Mohammad Hatta.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan menjadi magnet bagi masyarakat kota seribu sungai untuk kembali mencintai lingkungan. Apalagi kondisi lingkungan di Banjarmasin semakin kritis dengan minimnya pepohonan.

“Ini penghargaan yang luar biasa bagi kota ini. Aksi nasional yang pencanangannya di sini, semoga masyarakat sadar untuk mengembalikan kelestarian alam dengan kembali suka menanam pohon,” terang Ahli Planologi Banjarmasin, Bachtiar Noor Grad Dip.

Apalagi, imbuh dia, penghijauan sangat diperlukan bagi kota Banjarmasin yang udaranya semakin panas karena tingginya polusi dan minimnya penghijauan. “Banjarmasin sudah menyerupai Jakarta, baik dari sisi kepadatan dan kemacetan. Bahkan udaranya sudah sangat panas sekali,” tandasnya.

Menurut Bachtiar, dengan gerakan menanam pohon tersebut diharapkan mengembalikan gelar Kalsel sebagai bagian dari paru-paru nasional. Termasuk Banjarmasin sebagai penyumbang oksigen untuk wilayah banua.

Kadis Kebersihan dan Pertanaman Syaidin Noor menambahkan, RTH itu selain untuk memenuhi 20 persen wilayah berupa ruang terbuka hijau, juga untuk menyediakan tempat rekreasi bagi masyarakat guna bersantai bersama keluarga,” terang Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin, Syaidin Noor.

Alun-alun Kamboja

Tinggalkan Balasan